banner














































marquee

.:SELAMAT DATANG DI TENTANG TIKUS:.

tab

Sub menu 1 Tab 1
Sub menu 2 Tab 1
Sub menu 3 Tab 1
Sub menu 1 Tab 2
Sub menu 2 Tab 2
Sub menu 3 Tab 2
Sub menu 1 Tab 3
Sub menu 2 Tab 3
Sub menu 3 Tab 3

Rabu, 01 September 2010

Tikus

Tikus adalah mamalia yang termasuk dalam suku Muridae. Spesies tikus yang paling dikenal adalah mencit (Mus spp.) serta tikus got (Rattus norvegicus) yang ditemukan hampir di semua negara dan merupakan suatu organisme model yang penting dalam biologi; juga merupakan hewan peliharaan yang populer.

sumber : id.wikipedia.org/wiki/Tikus


Tikus berdasarkan Jenis nya


Mencit (Mus musculus) :
salah satu spesies hewan pengerat yang lebih dikenal sebagai rumah tikus. Makhluk ini nama ilmiahnya Mus musculus merupakan bahasa Latin "mus" yang berarti mouse dan "musculus" Nama umum berasal dari "rumah" menjadi habitat manusia di mana banyak binatang ini juga ingin berlindung dan "mouse" berasal dari kata "mus" yang diturunkan dari kata Sansekerta kuno "Musha" yang berarti pencuri.
Mungkin byk yg berfikir tikus-tikus nie menjengkelkan atau mungkin menakutkan? . Mus musculus alias mencit ini adalah makhluk yang menakjubkan telah beradaptasi dengan baik sepanjang tahun dan byk yg beranggapan tikus ini ada species mamalia kedua yg paling sukses di muka bumi ini gan . Pola hidup mereka mungkin sangat desduktrif, tapi mereka juga sangat bermanfaat bagi ekosistem dan manusia dalam beberapa cara yang tak terduga gan!


Sarang:
Gudang, Laci, Lemari

Ciri-ciri fisik:
Berat 50 - 150 gram
Panjang tubuh 6 -10 cm, ekor 7,5 - 10 cm (ekor lebih panjang dari tubuhnya)
Moncong runcing, telinga besar, mata kecil
Warna coklat muda . abu-abu muda
Ujung kotoran runcing, berukuran 0,3 - 0,6 cm
Usia hidup 9 - 12 bulan
Dewasa dalam waktu 1,5 bulan
Jumlah anak / kelahiran 6 - 7 ekor
Dalam setahun dapat melahirkan 8 - 10 kali

Keahlian:
Pemakan biji-bijian, sereal, serangga dan makanan apapun yang ditemui
Tidak perlu setiap hari minum air
Makan beraneka ragam makanan tapi dalam jumlah sedikit (nibblers)
Rasa ingin tahu tinggi akan sesuatu yang baru
Ahli dalam memanjat dan bisa berenang
Area jangkauan 3 - 6 meter
Bisa menembus lubang sebesar 0,6 cm
Bersarang di sekitar sumber makanan
 
Tikus rumah (Rattus rattus) :
adalah hewan pengerat biasa yang mudah dijumpai di rumah-rumah dengan ekor yang panjang dan pandai memanjat serta melompat. Hewan ini termasuk dalam subsuku Murinae dan berasal dari Asia. Namun demikian, ia lalu menyebar ke Eropa melalui perdagangan sejak awal penanggalan modern dan betul-betul menyebar pada abad ke-6. Selanjutnya ia menyebar ke seluruh penjuru dunia. Tikus rumah pada masa kini cenderung tersebar di daerah yang lebih hangat karena di daerah dingin kalah bersaing dengan tikus got.

Tidak seperti saingannya, tikus got, tikus rumah adalah perenang yang buruk dan bangkainya sering ditemukan di sumur-sumur. Namun demikian, ia lebih gesit dan pemanjat ulung, bahkan berani "terbang". Warnanya biasanya hitam atau coklat terang, meskipun sekarang ada yang dibiakkan dengan warna putih atau loreng. Ukurannya biasanya 15-20 cm dengan ekor ± 20cm. Hewan ini nokturnal dan pemakan segala, namun menyukai bulir-bulir. Betinanya mampu beranak kapan saja, dengan anak 3-10 ekor/kelahiran. Umurnya mencapai 2-3 tahun dan menyukai hidup berkelompok.

Sarang:
atap, loteng, pohon

Ciri-ciri fisik:
Berat 150 - 250 gr
Panjang tubuh 15 - 22 cm
Panjang ekor 18 -25 cm (lebih panjang dari tubuhnya)
Moncong runcing, telingan dan mata besar
Warna abu kehitam-hitaman
Kotoran ramping panjang 1,2 cm dan ujungnya runcing
Usia hidup 9 - 24 bulan
Dewasa dalam 2 - 3 bulan
Jumlah anak / kelahrian 6 - 10 ekor
Dalam 1 tahun 6 x kelahiran

Keahlian:
Ahli dalam memanjat dan melompat
Bisa berenang namun tidak ahli
Omnivora, suka buah, sayur, kacang dan biji-bijian
Pemalu, kurang suka sesuatu yang baru
Area jangkauan 15 - 30 m
Bisa menembus lubang sebesar 1,2 cm
Dapat bersarang ditanah jika populasi meningkat

Tikus Got (Rattus norvegicus) :
Tikus got, tikus coklat, tikus rumah besar atau tikus laboratorium (Rattus norvegicus) adalah salah satu spesies tikus yang paling umum dijumpai di perkotaan. Hasil seleksi terhadap hewan ini banyak digunakan sebagai hewan percobaan (dikenal sebagai tikus putih) dan sebagai hewan peliharaan (dengan warna bervariasi).


Sarang;
Got / selokan, Lubang dalam tanah

Ciri-ciri fisik:
Berat 200 - 500 gram
Panjang tubuh 19 -25 cm, ekor 15 -22 cm (Ekor lebih pendek dari tubuh)
Moncong tumpul, telinga dan mata kecil
Warna coklat tua bian atas dan muda di bawah
Kotoran berbentuk kapsul dengan ukuran 2 cm
Usia hidup 5 - 12 bulan, bahkan hingga 3 tahun
Dewasa dalam usia 2 - 3 bulan
Jumlah anak / kelahiran 8 - 12 ekor
Kelahiran dalam setahun ada 7 kali

Keahlian:
Pemalu, gugup jika ada sesuatu yang baru
Omnivora, lebih menyukai daging dan kacang
Hanya makan 1 jenis makanan yang disukainya
Ahli berenang
Bisa memanjat namun tidak ahli
Area jangkauan 15 - 30 meter
Bisa menembus lubang sebesar 1,2 cm

Tikus sawah (Rattus argentiventer) :
adalah tikus yang mudah dijumpai di pedesaan dan perkotaan di penjuru Asia Tenggara.

Sarang :
Lubang ditanah pada area persawahan/perkebunan

Ciri-ciri :
- Warna punggung coklat muda, perut dan dada putih
- Panjang kepala sampai dengan badan 130 – 210 mm, panjang ekor 34 -43 mm.
- Jumlah puting susu tikus betina 12 buah (3 pasang di dada dan 3 pasang di perut)
- Tikus jantan siap kimpoi pada umur 60 hari
- Tikus betina siap kimpoi pada umur 28 hari
- Masa bunting 19 – 23 hari.
- Jumlah anakan kelahiran I : 6 – 18 ekor/induk.
- Jumlah anakan kelahiran II s/d VI : 6 – 8 ekor/induk
- Jumlah anakan kelahiran VII dst : 2 – 6 ekor/induk

Keahlian :
- Secara teoritis sepasang tikus dalam satu tahun bisa menjadi ± 2.000 ekor.
- Fase vegetatif tikus hidup secara soliter (liang dangkal dan tidak bercabang)
- Fase generatif tikus hidup berpasang-pasangan dan tinggal di dalam lubang
(liang dibuat dalam, panjang dan bercabang-cabang mempunyai pintu lebih dari satu)
- Jarak jelajah apabila makanan melimpah 50 – 125 m dan bila sumber makanan sedikit 100 – 200 m.
- Migrasi tikus mencapai 1 - 2 km, apabila daya dukung menjamin migrasi tidak akan dilakukan.
- Untuk kelangsungan hidup tikus memerlukan pakan, air dan tempat persembunyian


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar